Jumat, 17 Mei 2013

overstatment & inflasi


Pengertian

Inflasi adalah kecenderungan meningkatnya harga-harga barang secara umum dan terus menerus.

Kenaikan harga satu atau dua barng tidak bisa disebut sebagai inflasi,kecuali jika kenaikan harga barang itu mengakibatkan harga barang lain menjadi ikut naik. Misalnya kenaikan harga telur, sedang barang lain konstan tidak dapat disebut inflasi. Tetapi kenaikan harga minyak, atau listrik dapat mengakibatkan harga minyak dan listrik ini dapat dimasukan sebagai pemicu inflasi.


Penggolongan Inflasi

Penggolongan inflasi dapat dilihat  berdasarkan atas parah atau tidak nya inflasi tersebut :
  • Inflasi ringan ( di bawah 10 %  per tahun )
  • Inflasi sedang ( 10 % - 30 % )
  • Inflasi berat ( 30 % - 100 % )
  • Hiperinflasi ( di atas100 % )

Indonesia pernah mengalami hiperinflasi pada tahun 1960-an yang mencapai 650 %. Indonesia pernah pula mengalami inflasi berat yaitu mecapai 60 % pada tahun 1998. di tahun 1999inflasi sedikit melemah yaitu mencapai 20 % , yang kemudian turun menjadi 0,3 % pada tahun 2000.

Penggolongan inflasi dapat juga dilihat berdasarkan asal dari inflasi :
  • Inflasi yang berasal dari dalem negeri ( domestic inflation )
Inflasi yang berasal dari dalam negeri itu sendiri seperti deficit keuangan Negara yang di biayai ( ditutup ) dengan pencetakan uang baru, atau penggenaan pajak oleh pemerintah.

  • Inflasi yang berasal dari luar negeri ( imported inflation )
Inflasi yang berasal dari luar negeri seperti inflasi yang terjadi akibat pengaruh kenaikan harga barang-barang dari luar negeri.


Dampak dari inflasi

  • Memburuknya distribusi pendapatan
  • Bunga yang semangkin tinggi
  • Ketidakpastian dari spekulasi
  • Problem pada balance of payment

Hubungan inflasi dengan pengangguran

Menurut A. W. Philip terdapat suatu trade-off antara upah dan tingkat pengangguran. Menurut penelitiannya secara empiris dari tahun 1861 sampai 1957 di inggris, di temukan hubungan negative antara upah dan tingkat pengangguran.


Beberapa kebijakan dalam menaggulangi inflasi

  • Kebijakan Moneter
    1. Tight money policy
    2. Menaikan suku bunga BI rate
    3. Memperbaiki nilai tukar mata uang

  • Kebijakan Fiskal
    1. Menaikan pajak
    2. Menekan pengeluaran pemerintah.


Sumber : http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=inflasi&source=web&cd=12&cad=rja&sqi=2&ved=0CGYQFjAL&url=http%3A%2F%2Focw.usu.ac.id%2Fcourse%2Fdownload%2F511-EKONOMI-MAKRO%2Fsep_204_slide_minggu_ke_-_15_%3A_inflasi.pdf&ei=nUeWUeDMGJG0rAe6zIGABg&usg=AFQjCNEpsekSF1iXc5tq_EMxMIjqKBghQQ&bvm=bv.46751780,d.bmk

Rabu, 24 April 2013

hasil diskusi kelompok 6 Standar Akuntansi Inggris


Hasil Diskusi Kelompok
1.Sebutkan karakteristik standar akuntansi Inggris?
  1. Regulator : CCAB (Consultative Committee of Accountancy Bodies), FRC (Financial Reporting Council), AIDB (Accountancy Investigation dan Discipline Board), POB (Professional Oversight Board
  2. Regulasi : Undang-Undang Perusahaan 1981 dan profesi akuntansi 
  3. Laporan keuangan : laporan direktur, akun laba dan rugi serta neraca, laporan arus kas, laporan keseluruhan laba dan rugi, laporan kebijakan akuntansi, catatan yang direferensikan dalam laporan keuangan, dan laporan auditor. Perusahaan kecil dan menengah dibebaskan dari banyaknya kewajiban laporan keuangan termasuk laporan gabungan, dan diizinkan untuk menyusun akun singkat dengan informasi minimum yang telah ditentukan sebelumnya.

2.  Adakah pengaruh sistem pemerintahan dan bentuk negara terhadap standar akuntansi Inggris?
Sistem pemerintahan dan bentuk negara di Inggris berpengaruh terhadap standar akuntansi. Pemerintah memiliki andil dalam penyusunan undang-undang, contohnya dalam hal mengatur pemungutan pajak. Dengan demikian perusahaan wajib melaporkan hasil kegiatan usahanya dalam bentuk laporan keuangan yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

3.      Sebutkan 5 prinsip akuntansi sesuai UU th. 1981!
  1. Pendapatan dan beban disesuaikan dengan dasar akrual.
  2. Aset dan Kewajiban individu dalam setiap golongan asset dan kewajiban dihitung secara terpisah.
  3. Prinsip konservatisme (kehati-hatian) diterapkan, khususnya dalam pengenalan penghasilan yang didapat dan semua kewajiban dan kerugian yang ditemukan. 
  4.  Penerapan kebijakan akuntansi yang konsisten diharuskan dari tahun ke tahun. 
  5. Prinsip perusahaan yang terus berjalan bisa diterapkan untuk entitas yang sedang dihitung.
  6.  

4.      Sebutkan 6 dewan akuntansi kerajaan Inggris? 
Enam dewan akuntansi di Kerajaan Ingris berikut ini dihubungkan melalui Consultative Committee of Accountancy Bodies (CCAB), yang dibentuk pada tahun 1970.
  1. The Institute of Chartered Accountants In England and Wales 
  2. The Institute of Chartered Accountants In England in Ireland 
  3. The Institute of Chartered Accountants In England in Scotland 
  4. The Association of Chartered Certified Accountants 
  5. The chartered Institute on Managemant Accountants 
  6. The Chartered Institute of Public Finance and Accountancy


5.  Sebutkan macam-macam laporan keuangan dan cara perhitungan akuntansi Inggris! 
Inggris memperbolehkan adanya metode akusisi dan penggabungan akuntansi untuk kombinasi bisnis. Namun syarat-syarat penggunaan metode penggabungan sangat terbatas sehingga hampir tidak pernah digunakan. Di bawah metode akusisi, goodwill dihitung sebagai selisih antara harga pasar dari uang yang dibayarkan dan harga pasar dari asset bersih yang diakusisi. Aset-aset bisa dihitung pada harga perolehan, biaya sekarang, atau menggunakan gabungan keduanya. Jadi, revaluasi tanah dan bangunan diperbolehkan. Depresiasi dan amortisasi harus berhubungan dengan dasar perhitungan yang digunakan untuk asset-aset yang mendasarinya. Pinjaman yang menggantikan risiko dan penghargaan kepemilikan kepada penyewa dikapitalisasi dan kewajiban sewa ditunjukkan sebagai utang. Biaya provisi pension dan kepetingan pengunduran diri lainnya harus dihitung secara sistematis dan rasional pada periode selama jasa pegawai ditunjukkan. Semua perusahaan inggris diizinkan untuk menggunakan IFRS alih alih GAAP Inggris yang baru saja dijelaskan, jadi inisiatif Uni Eropa pada tahun 2005 untuk perusahaan-perusahaan yang terdaftar diperluas untuk perusahaan – perusahaan Inggris yang tidak terdaftar juga.

Kamis, 18 April 2013

Sistem Akuntantasi di Negara THAILAND







 










Thailand adalah salah satu Negara yang berada di Asia Tenggara. Thailand berbatasan langsung dengan Laos dan Kamboja di sebelah timur, Malaysia dan Teluk Siam di sebelah selatan, Myanmar dan Laut Andaman di sebelah barat. Thailand memiliki system pemerintahan monarki konstitusional. Thailand juga dikenal sebagai Kerajaan Thai.

SEJARAH NEGARA THAILAND
Asal usul Kerajaan Thai atau Thailand secara tradisional dihubungkan dengan sebuah kerajaan bernama kerajaad Sukhotai pada 1238. Umur kerajaan ini sangat pendek sehingga kiprahnya dilanjutkan oleh kerajaan Ayuttha yang berdiri pada abad ke 14. Kebudayan Kerajaan Thai atau Thailand dipengaruhi oleh Tiongkok dan India.
Thailand mulai membina hubungan dengan beberapa Negara besar, seperti Eropa pada awal abad ke 16. Meskipun hubungan tersebut diwarnai tekanan yang kuat dari Negara besar tersebut, Thailand tetap bertahan menjadi satu-satunya Negara di Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah oleh Negara Eropa. Akan tetapi dengan adanya pengaruh dai barat menyebabkan perubahan pada abad ke 19. Hal ini kemudia membuat kelonggaran untuk pedagang dari Britania.
Kelonggaran bagi para pedagang Britania ini menyebabkan banyaknya pengaruh-pengaruh baru masuk dan menjadi suatu trend masyarakat Thailand pada saat itu. Selain itu kedatangan pedagang dari Britania juga mengakibatkan adanya kemunduran bagi para pedagang local Thailand.
Pada 1932, sebuah revolusi tak berdarah terjadi di Thailand. Revolusi itu menyebabkan dimulainya system pemerintahan Monarki Konstitusional. Pada perang dunia ke II Thailand bersekutu dengan Jepang. Namun pada saat perang dunia berakhir, Thailand bersekutu dengan Amerika Serikat. Di Thailand terjadi beberapa kali kudeta setelah berakhirnya perang dunia ke II. Kudeta ini telah membawa Thailand kea rah demokrasi pada 1980-an.

Sistem Akuntansi di Thailand
Thailand adalah salah satu negara di Asia Tenggara yang berhasil menghindari penjajahan. Tetapi sistem akuntansi di negara ini menghargai transparansi dan kebutuhan informasi investor, mirip dengan negara Anglo-Amerika. Setelah krisis keuangan tahun 1997. Thailand menerapkan reformasi untuk meningkatkan kerjasama pemerintah dan meningkatkan investasi untuk kompetisi. Perekonomian Thailand pulih dengan cepat dan mengalami pertumbuhan yang bagus. Tingkat kemiskinan juga menurun sebagai akibat dari penguatan ekonomi.
            Standar akun dikeluarkan oleh ICAAT, yang didirikan pada tahun 1948. tetapi, standar akuntansi Thailand harus disetujui oleh menteri keuangan dan ditempatkan secara hukum sebelum perusahaan menggunakan mereka. Sekarang ICAAT telah mengadopsi 21 dari seluruh standar IAS.
Komisi bursa saham Thailand mensyaratkan bahwa semua perusahaan yang mendaftarkan diri pada SET (bursa saham Thailand) harus diaudit oleh auditor eksternal dan independen. Lebih jauh lagi perusahaan yang ingin mendaftarkan diri dalam bursa harus memenuhi beberapa persyaratan yang dibutuhkan oleh investor. Sebagai tambahan , ini sudah diputuskan bahwa pengawasan perusahaan yang sudah masuk ke dalam bursa saham yang dulunya dilakukan oleh menteri keuangan sekarang di pindahkan ke Thailand SEC yang mana akan menghasilkan peraturan organisasi dan penekanan hukum ke perusahaan yang sudah terdaftar dalam busrsa saham.
Prinsip akuntansi yang berlaku umum di Thailand (Thai GAAP) didasarkan pada IASs dan SAK. Hanya beberapa Thai Standar Akuntansi (Tass) seperti akuntansi atas restrukturisasi kredit bermasalah, akuntansi untuk perusahaan investasi, hutang piutang dan utang buruk, dan pengakuan pendapatan untuk bisnis real estat berasal dari US GAAP relevan.
Federasi Profesi Akuntansi (TPI) berencana untuk mengadopsi sepenuhnya SAK sebagai GAAP Thailand untuk perdagangan aktif lima puluh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Thailand (SET 50) pada tahun 2011. Setelah itu, adopsi penuh SAK oleh SET 100 yang direncanakan untuk 2013. Sisa dari perusahaan yang terdaftar dan perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Pasar Investasi Alternatif (MAI) harus sepenuhnya mengadopsi SAK pada tahun 2015.
Para IASs dan SAK yang akan sepenuhnya diterapkan ke semua perusahaan yang terdaftar sebagaimana dimaksud adalah yang diterbitkan dalam volume terikat pertama 2009 (IFRS 2008). Bagi perusahaan publik tidak terdaftar, TPI berencana untuk menerbitkan Tass dan TFRSs yang setara dengan IASs dan 2006 SAK versi (IFRS 2006) untuk diterapkan di 2011. Namun, FAP dapat mengeluarkan pemberitahuan untuk memberikan pengecualian untuk beberapa Tass dan TFRSs yang terlalu sulit untuk diterapkan oleh perusahaan non-publik.

Thailand
Satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tidak mengalami kolonisasi.  Sistem akuntansi yang berlaku menunjukkan nilai transparansi dan informasi yang dibutuhkan investor  seperti pada negara-negara Anglo-Amerika. Standar akuntansi di Thailand diterbitkan oleh Institut of Certified Accountants and Auditors of Thailand (ICAAT) yang didirikan tahun Accountants and Auditors of Thailand (ICAAT) yang didirikan tahun 1948. Namun harus mendapat persetujuan menteri perdagangan sebelum perusahaan diwajibkan memakainya. Sampai saat ini, ICAAT telah mengadopsi 21 dari standar IAS. Thailand SEC mewajibkan seluruh perusahaan yang tercatat di bursa Thailand untuk diaudit oleh Akuntan Publik.

Kamis, 28 Maret 2013

coklat kalina bonbon










Sekilas Aplikasi Cokelat

Beberapa Teknik Melelehkan Cokelat
                                                        
Masukan air ke dalam panci, masak sampai mendidih lalu matikan api. Cokelat yang sudah diserut diletakan dalam mangkuk stainless yang ditumpangkan diatas panci. Diamkan selama 5 menit, aduk sampai semua serutan cokelat mencair. Gunakan panci yang berukuran lebih kecil dari mangkuk stainless agar uap air tidak masuk.

·        Menggunakan Microwave
Cincang cokelat, letakan dalam baskom pirex/baskom kaca. Panaskan microwave selama 5 menit. Masukan baskom sambil terus diaduk sampai semua cokelat mencair.

·        Menggunakan Chocolate warmer        
Panaskan warmer dengan suhu 45 derajat C, masukan cokelat yang sudah dicincang ke dalam baskomwarmer, aduk sampai semua cokelat mencair.

·        Menggunakan Rice Cooker
Cincang cokelat kecil-kecil, masukan kedalam plastic segitiga (piping bag), lalu ikat dan taruh dalam rice cooker. Panaskan rice cooker selama 15 menit hingga cokelat mencair sempurna.


Alat-alat yang Digunakan

·        Panci Stainless steel
Alat ini digunakan untuk memasak air yang akan digunakan dalam pencairan cokelat dengan sisten au bain marry.

·        Baskom Stainless Steel
Cokelat sangat mudah mencair. Baskom baskon dari bahan ini sangat bagus untuk mencairkan cokela, karena mampu menyimpan panas dan tidak menyebabkan korosi.

·        Cetakan Praline
Cetakan ini berbahan dasar polycarbonate. Cokelat praline akan lebih mengkilap pada saat dikeluarkan dari mesin pendingin.

·        Spatula/Pallete
Alat ini bias digunakan untuk membuat serutan berbentuk kuncup bunga atau serpihan kecil.

·        Freezer
Digunakan agar cokelat menjadi lebih cepat keras/beku.



Tips
  • ·        Jangan menyimpan cokelat blok yang masih baru atau yang sudah dipakai dalam lemari es, karena akan terjadi kondensasi dengan air sehingga pada saat dicairkan cokelat akan menggumpal.
  • ·        Jaga suhu cokelat yang akan diserut agar tidak terlalu kering dan lembek.
  • ·        Pada saat menyiram cake usahakan cokelat tidak terlalu panas, karena akan membuat butter cream jadi ikut mencair.
  • ·        Jangan mencairkan cokelat terlalu panas karena akan membuat cokelat tidak mengkilap/kusam setelah dikeluarkan dari cetakan.
  • ·        Jangan mencairkan cokelat dengan baskom yang terbuat dari bahan alumunium, karena akan menyebabkan korosi sehingga akan mempengaruhi hasil akhir cokelat.
  • ·        Suhu ideal cokelat pada saat akan digunakan adalah 32 derajat C (hanga-hangat kuku).
  • ·        Untuk memperoleh hasil serutan cokelat yang baik gunakan cokelat compound.
  • ·        Untuk menyiram cake gunakan cokelat coating sehingga pada saat dipotong cakenya tidak  pecah.
  • ·        Untuk memberikan warna pada cokelat putih (white chocolate) gunakan pewarna yang mengandung bahan dasar minyak (oil base). Jadi, sebaiknya jangan yang mengandung bahas dasar air (water base) karena cokelat akan menggumpal.
  • ·        Ketikan mencairkan cokelat putih  (white chocolate) usahakan sambil diaduk rata dan air tidak sampai mendidih.
  • ·        Untuk membuat serutan bentuk bunga kenanga pergunakan spatula besi panjang.
  • ·        Untuk menghasilkan serutan yang tipis usahakan cokelat dalam keadaan lebih keras.
  • ·        Untuk mendapatkan hasil serutan yang agak lebar dan sedikit tebal usahakan cokelat dalam keadaan tidak terlalu keras.
  • ·        Untuk menyerut cokelat, jangan gunakan cokelat yang terlalu lembek Karen tidak akan mendapakan bentuk yang sesuaik dengan yang kita inginkan.
  • ·        Harus selalu diingat! Cokelat musuhnya air, jangan simoas cokelat didalam kulkas.
  • Bila masih ada sisa cokelat, masukan ke dalam alumunium foil atau kemasan plastik. Selanjutnya di-seal agar cokelat dalam keadaan kondisi kedap udara, lalu simpan cokelat pada suhu ruang. Cokelat dapat disimpan hingga masa kadaluarsa seperti yang tertera dalam kemasan.


Tips Memilih Cokelat

Cirri-ciri cokelat yang berkualitas bias dilihat dari warna, baud an rasa.
  • ·        Cokelat tidak akan berwarna hita, bahkan untuk dark chocolate sekalipun. Warna cokelat yang berkualitas baik akan mendekati warna kayu mahoni.
  • ·        Dari bau nya, cokelat dengan kualitas premium akan mengeluarkan aroma khas dan kuat.
  • ·        Jika anda memasukannya kedalam mulut, akan merasa meleleh dan tidak lengket digigi.

 
Cara membuat coklat cetak sangat mudah
  1. Potong kecil-kecil coklat batangan lalu lelehkan dengan cara di tim. Tim ini memasak dengan media air, caranya didihkan air dalam panji lalu taruh coklat potong di panci yang lain dan di masak di dalam panci yang ada airnya tadi dan hati-hati jangan sampai ada air yang masuk ke dalam adonan coklat
  2. Setelah leleh tinggal cetak coklat di dalam cetakan yang diinginkan, lalu simpan dalam freezer sampai beku.
  3. Kalau ingin di beri topping kacang mete tinggal taruh saja diatas coklat yang di cetak sebelum di masukkan ke freezer, atau kalau ingin lebih cantik bisa menggunakan coklat putih yang di pewarna lalu cetak coklat selang-seling. Sebelum dihias warna-warni masukkan terlebih dahulu coklat ke dalam lemari es sampai sedikit beku, setelah di hias baru di masukkan ke freezer.
  4. Setelah beku coklat bisa di keluarkan dari cetakan dan coklat pun siap di hidangkan atau di gunakan sebagai hadiah untuk sahabat, teman atau saudara bahkan untuk dijual.

Mudah bukan? Kalau di kemas dengan kemasan yang cantik coklat buatan sendiri tidak kalah menarik dengan coklat yang di jual di pasaran.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.



 

Selasa, 05 Februari 2013

KASUS PELANGGARAN ETIKA



Contoh Kasus Pelanggaran Etika  Bisnis oleh Produk HIT

Saya ambil contoh dari iklan produk HIT. Produk HIT dianggap merupakan anti nyamuk yang efektif dan murah untuk menjauhkan nyamuk dari kita. Tetapi, ternyata murahnya harga tersebut juga membawa dampak negatif bagi konsumen HIT. Telah ditemukan zat kimia berbahaya di dalam kandungan kimia HIT  yang dapat membahayakan kesehatan konsumennya, yaitu Propoxur dan Diklorvos. 2 zat ini berakibat buruk bagi manusia, antara lain keracunan terhadap darah, gangguan syaraf, gangguan pernapasan, gangguan terhadap sel pada tubuh, kanker hati dan kanker lambung. Obat anti-nyamuk HIT yang dinyatakan berbahaya yaitu jenis HIT 2,1 A (jenis semprot) dan HIT 17 L (cair isi ulang). Departemen Pertanian juga telah mengeluarkan larangan penggunaan Diklorvos untuk pestisida dalam rumah tangga sejak awal 2004 (sumber : Republika Online). Hal itu membuat kita dapat melihat dengan jelas bahwa pemerintah tidak sungguh-sungguh berusaha melindungi masyarakat umum sebagai konsumen. Produsen masih dapat menciptakan produk baru yang berbahaya bagi konsumen tanpa inspeksi pemerintah.

Pembahasan dan Analisis 


1.      Jenis Pelanggaran ?
Pelanggaran prinsip etika bisnis yang dilakukan yaitu prinsip kejujuran  dimana perusahaan tidak memberikan peringatan kepada konsumen mengenai kandungan yang ada pada produk mereka yang sangat berbahaya untuk kesehatan dan perusahaan juga tidak member tahu penggunaan dari produk tersebut yaitu setelah suatu ruangan di semprot oleh produk itu semestinya di tunggu 30 menit terlebih dahulu baru kemudian dapat dimasuki / digunakan ruangan tersebut.

2.      Siapa Yang Melakukan Pelanggaran ?
PT. Megasari Makmur

3.      Apa Akibatnya ?
Akibat dari 2 zat kimia Propoxur dan Diklorvos yang berbahaya bagi manusia mengakibatkan keracunan terhadap darah , gangguan syaraf , gangguan pernapasan , gangguan terhadap sel tubuh , kanker hati dan kanker lambung.

4.      Apa Tindakan Pemerintah ?
Hal ini kita dapat melihat dengan jelas bahwa pemerintah tidak bersungguh-sungguh berusaha melindungi masyarakat umum sebagai konsumen. karena masih banyak produsen menciptakan produk baru yang berbahaya bagi konsumen tanpa inspeksi pemerintah.

5.      Melanggar UU pasal berapa ?
Jika dilihat menurut UUD , PT. Megasari Makmur sudah melanggar beberapa pasal, yaitu:

1.      Pasal 4, hak konsumen
Ayat 1: “ hak atas kenyamanan, Keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang / jasa “

Ayat 3 : “ hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang / jasa “

PT. Megasari Makmur tidak pernah member peringatan kepada konsumen tentang adanya zat-zat berbahaya di dalam produk mereka. Akibat nya kesehatan konsumen dibahayakan dengan alas an mengurangi biaya produksi HIT.

2.      Pasal 7, kewajiban pelaku usaha
Ayat 2 : “ memberikan informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang / jasa serta member penjelasan penggunaan, perbaikan dan pemeliharaan “

PT. Megasari Makmur tidak pernah menberi indikasi penggunaan pada produk mereka, dimana seharusnya apabila sebuah kamar disemprot dengan pertisida, harus dibiarkan selama setengah jam sebelum boleh dimasuki lagi.

3.      Pasal 8
Ayat 1 : “ pelaku usaha dilarang memproduksi / memperdagangkan barang / jasa yang tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dan ketentuan peraturan perundang-undangan “

PT. Megasari Makmur tetap meluncurkan produk mereka walaupun produk HIT tersebut tidak memenuhi standard an ketentuan yang berlaku bagi barang tersebut. Seharusnya, produk HIT tersebut sudah ditarik dari peredaran agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, tetapi mereka tetap menjual walaupun sudah ada korban dari produknya.

4.      Pasal 19
Ayat 1 : “ pelaku usaha bertanggung jawab memberikan ganti rugi atas kerusakan, pencemaran, dan kerugian konsumen akibat mengkonsumsi barang / jasa yang dihasilkan atau di perdagangkan “

Ayat 2 : “ ganti rugi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berupa pengembalian uang atau penggantian barang / jasa yang sejenis atau setara nilainya, atau perawatan kesehatan dan pemberian santunan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku “

Ayat 3 : “ pemberian ganti rugi dilaksanakan dalam tenggang waktu 7 hari setelah tanggal transaksi “

Menurut pasal tersebut PT. Megasari Makmur harusmembarikan ganti rugi kepada konsumen karena telah merugikan para konsumen.


Kesimpulan

Pelanggaran etika bisnis itu dapat melemahkan daya saing hasil industry di pasar internasional. Ini bias terjadi sikap para pengusaha kita. Lebih extreme bila pengusaha Indonesia menganggap remeh etika bisnis yang berlaku secara umum dan tidak mengikat itu. Kencendrungan makin banyaknya  pelanggaran etika bisnis membuat ke prihatinan banyak pihak. Pengabdian etika bisnis dirasakan akan membawa kerugian tidak saja buat masyarakat, tetapi juga bagi tatanan ekonomi nasional. Disadari atau tidak, para pengusaha yang tidak memperhatikan etika bisnis akan menghancurkan nama mereka sendiri dan Negara.

Seperti pada kasus PT Megarsari Makmur (produk HIT) masalah yang terjadi dikarenakan kurangnya pengetahuan dan informasi mengenai kandungan-kandungan apa saja yang terkandung dalam produk tersebut


posted by : karina , 22209316 , 4EB07

sumber referensi :
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/1238/1/manajemen-ritha8.pdf
http://www.scribd.com/doc/11460206/resiko-etika-dan-manajemen-resiko-etika.
http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=jurnal%20etika%20profesi%20akuntansi&source=web&cd=56&cad=rja&ved=0CEYQFjAFODI&url=http%3A%2F%2Fbudisant.staff.gunadarma.ac.id%2FDownloads%2Ffiles%2F12961%2FBAB4%2BEtika%2BProfesional.ppt&ei=wZP1UPGnM8SH1AXG-IG4Aw&usg=AFQjCNE3CLJCde-FIpeolaFxEpa0inwJsA&bvm=bv.41018144,d.bmk

Jumat, 07 Desember 2012

Tugas Softskill Etika Profesi Akuntansi

2. Mengapa kini kita lebih peduli tentang perlakuan yang adil terhadap karyawan dari pada orang tua kita atau pendahulu kita?
Bukti tekanan publik untuk keadilan lebih dan ekuitas sudah tersedia. Keinginan untuk ekuitas dalam pekerjaan telah menghasilkan undang-undang, peraturan, kondisi kepatuhan dalam kontrak, dan program tindakan afirmatif dalam perusahaan. Bayar program ekuitas telah mulai muncul untuk menyesuaikan perbedaan antara gaji untuk pria dan wanita. Undang-undang perlindungan konsumen telah diperketat ke titik bahwa filosofi lama "pembeli berhati-hatilah," yang cenderung melindungi perusahaan besar, telah berubah menjadi "berhati-hatilah vendor," yang menguntungkan dalam konsumen individu. Obat tes untuk karyawan telah jauh lebih hati-hati ditangani untuk meminimalkan kemungkinan temuan palsu. Semua ini adalah contoh di mana tekanan publik telah membawa perubahan melalui legislatif atau pengadilan kelembagaan untuk keadilan dan ekuitas lebih dan diskriminasi kurang, dan karena itu akan hampir mustahil untuk membalikkan. Memang, tren jelas.
4. Mengapa etika perilaku perusahaan kompetitif dapat mendatangkan keuntungan yang lebih tinggi?
Perkembangan pasar global telah menyebabkan pembuatan dan pengadaan produk di seluruh dunia. Restrukturisasi telah menggambarkan yang memungkinkan produktivitas lebih besar dan biaya yang lebih rendah dengan tingkat yang lebih rendah dari pekerjaan rumah tangga. Oleh karena itu, tekanan pada individu digunakan untuk mempertahankan pekerjaan mereka mungkin tidak mereda dengan meningkatnya produksi, atau, mengingat persaingan yang lebih besar, akan volume yang lebih besar tentu meningkatkan keuntungan, sehingga tekanan pada perusahaan mungkin tidak akan kembali ke tingkat yang dialami di masa lalu. Sebagai akibatnya, perusahaan akan dapat mengandalkan kembali ke profitabilitas untuk mengembalikan risiko perilaku tidak etis untuk tingkat mantan. Ini akan muncul bahwa kembali ke tingkat risiko mantan wil tergantung pada lembaga rezim baru etis-perilaku manajemen dan tata kelola.
6. Mengapa menjadi suatu faktor penting bagi klien agar akuntan profesional berperilaku etis?
Pertama, ada mitos bahwa bisnis tidak mampu menjadi etis karena terlalu banyak kesempatan akan diberikan atas keuntungan untuk dimaksimalkan atau bahwa eksekutif tidak mampu untuk mengalihkan perhatian mereka dari keuntungan atau laba akan jatuh. Bahkan, penelitian menunjukkan keuntungan jangka pendek meningkat serta menurun ketika tujuan sosial yang diperhitungkan oleh eksekutif. Namun, dua perspektif jangka panjang juga memperkuat kasus bahwa sosial dan tujuan keuntungan dapat mencampur menguntungkan. Yang pertama adalah sebuah studi oleh Max Clarkson (1988), yang peringkat kinerja sosial perusahaan lebih dari enam puluh dalam skala diubah Wartick dan Cochran (1985) dan menemukan bahwa di atas rata-rata kinerja sosial beberapa etis reksa dana, seperti Parnassus dana (AS) dan investor Summa Fund (Kanada), telah melampaui yang dari New York Stock Exchange yang diukur oleh Standard & Miskin  (S &  P) indeks bursa saham toronto 300 indeks, dan indeks tertimbang dari 400 layar secara etis disaring U.S. saham Domini sosial indeks (1999) sering melebihi S & P 500. Perspektif ini tidak konklusif dan tidak lengkap, juga mereka menjelaskan kausalitas. Mereka harus, bagaimanapun, memberikan beberapa kenyamanan eksekutif yang mendengar argumen yang bersifat teori bahwa kesehatan masyarakat dan bisnis di dalamnya saling bergantung tetapi yang bimbang pada profitabilitas menerapkan struktur multi-tujuan.
Aspek kedua Friedman argumen yang telah mengikis sejak pertama kali diusulkan adalah akurasi yang keuntungan panduan alokasi sumber daya untuk penggunaan terbaik mereka untuk masyarakat. Pada 1970, ketika Friedman mulai untuk mengartikulasikan keuntungan-sumber hubungan, itu hampir tidak biaya dinisbahkan kepada udara dan air yang digunakan dalam proses manufaktur, juga adalah biaya yang signifikan yang dinisbahkan untuk pembuangan atau perawatan dari limbah. Sejak 1980-an, biaya ini disebut eksternalitas telah meroket dan namun mereka masih belum sepenuhnya dimasukkan dalam menghitung keuntungan untuk tahun untuk mencemari perusahaan di bawah prinsip akuntansi yang berlaku umum. Sering, polusi biaya lahir oleh dan dikenakan biaya terhadap keuntungan perusahaan, kota, atau pemerintah, sehingga hubungan keuntungan penggunaan sumber daya maksimum untuk hubungan perusahaan jauh lebih kurang mengarahkan daripada Friedman awal yang direncanakan. Seperti biaya yang terkait dengan ini dan lainnya eksternalitas meningkat, sumber daya-keuntungan menggunakan hubungan Janji untuk menjadi kurang  berguna kecuali kerangka perhitungan laba tradisional diubah atau dilengkapi. Mungkin akuntansi atau lingkungan skema dimana perusahaan membeli polusi kredit akan menghasilkan beberapa bantuan dari dilema ini, di masa depan.
Akhirnya, Milton Friedman mengungkapkan pandangan dirinya bahwa keuntungan adalah dicari dalam hukum dan etika adat masyarakat. Ini tidak dihargai oleh banyak orang yang berdebat untuk keuntungan-hanya dalam bentuk yang paling kuat, dan sangat erat.  Jelas, kekacauan akan dihasilkan  jika bisnis dilakukan di lingkungan yang benar-benar tidak dilarang . Kerangka kerja minimum aturan sangat penting untuk bekerja efektif, biaya rendah pasar kita dan perlindungan semua peserta. Peningkatan regulasi merupakan salah satu respon terhadap perilaku keterlaluan, atau untuk etika kebutuhan masyarakat meningkat.  Apa yang paling menguntungkan-satunya pendukung gagal , lihat bahwa alternatif untuk meningkatkan regulasi pemerintah adalah meningkatkan diri dari penekanan etika pemerintah dan perilaku yang lebih baik.
Untuk alasan ini, mandat laba-satunya perusahaan berkembang ke salah satu mengakui saling ketergantungan bisnis dan masyarakat. Keberhasilan di masa depan akan tergantung pada sejauh mana bisnis dapat menyeimbangkan keuntungan dan tujuan sosial. Hal ini, pada gilirannya, akan mustahil untuk mengelola kecuali pemerintahan baru dan struktur pelaporan muncul. Jika tujuan etis dan ekonomi tidak dapat diintegrasikan  seimbang dengan sukses, dan kepentingan pemegang saham terus mendominasi orang-orang dari para pemangku kepentingan, ketegangan antara bisnis dan masyarakat akan terus tumbuh.
8. Haruskah para eksekutif dan direktur ditahan (dikirim kepenjara) atas tindakan karyawan perusahaan mereka?
Jika pelanggaran etika yang dilakukan karyawan sebuah perusahaan dikarenakan perintah atasan (executive & direktur) yang hanya mementingkan keuntungan saja tanpa memperhatikan atau menimbulkan dampak kerusakan lingkungan, maka perlu diberi peringatan baik hukuman pidana maupun membayar denda. Akan tetapi, jika memang kesalahan itu murni dari kelalaian karyawan perusahaan, maka para pemimpin perusahaan (executive & direktur) tidak dapat dihukum.
10. Mengapa penting bagi seorang akuntan professional untuk memahami tren-tren etis yang telah dibahas dalam bab ini?
Sebuah apresiasi sedang berlangsung perubahan laut di lingkungan etika untuk bisnis adalah penting untuk pemahaman informasi tentang bagaimana profesional akuntan harus menafsirkan kode profesi mereka sebagai karyawan perusahaan. Pada saat yang sama, meskipun masyarakat mengharapkan akuntan profesional untuk menghormati nilai-nilai profesional objektivitas, integritas kerahasiaan, dan, yang dirancang untuk melindungi hak-hak dasar masyarakat, karyawan-akuntan harus merespon ke arah manajemen dan kebutuhan pemegang saham saat ini. Berkompromi  sulit, Di masa depan, akan ada pelarian kurang dari sorotan perhatian publik dan bahaya yang lebih besar dalam masalah ucapan dengan mengedipkan mata dan anggukan atau dengan menyapu mereka di bawah karpet. Akuntan profesional harus memastikan bahwa nilai-nilai etika mereka saat ini dan bahwa mereka siap untuk bertindak pada mereka terbaik untuk melaksanakan peran mereka. Munculnya perusahaan multidisiplin, yang meliputi para profesional seperti pengacara dan insinyur, untuk menyediakan lebih luas jaminan dan layanan lainnya membutuhkan akuntan profesional untuk menjadi sangat waspada terhadap konflik di mana nilai-nilai dan kode profesional lainnya berbeda dari profesi akuntansi.